Senin, 13 Juni 2022

Termotivasi oleh Capt. Jack Sparrow

Siapa sih yang gak kenal dengan Kapten Jack Sparrow?

Seorang Kapten Bajak Laut yang memiliki kharisma dan karakter yang sangat unik bila dilihat dari sudut pandang kehidupan bajak laut yang selama ini kita kenal begitu menakutkan. Namun dengan hadirnya Kapten Jack Sparrow, justru memberi kesan dan warna baru dalam melihat sudut pandang seseorang.

Secara pribadi saya menilai karakter Kapten Jack Sparrow adalah seorang Kapten yang Pintar, Lucu, Penuh dengan Misteri namun tetap dengan perhitungan-perhitungan strategi yang gemilang, sehingga dalam film Pirates Of Carrabian, setiap permasalahan yang dihadapi, dapat diselesaikan dengan baik dan selalu tanpa diduga oleh setiap lawan-lawannya.

Malam ini, saya kembali menonton salah satu film Kapten Jack Sparrow, yang berjudul The Curse Of The Black Pearl. Alasan saya kembali menonton film ini, dikarenakan saya mencoba sedikit refresh otak dari antrian pekerjaan yang selalu memanggil untuk dikerjakan, khususnya malam ini saya sedang mengerjakan (belajar) tentang membuat Buku KAS Harian dari kegiatan Koperasi disekolah saya.

Untuk diketahui, dapat dikatakan saya ucapkan syukur alhamdulillah bahwa saya dipercaya untuk bergabung menjadi Dewan Pengurus baru dari Koperasi disekolah saya sebagai Kepala Pemasaran.

Awalnya, saya mengira diajak bergabung kedalam kepengurusan Koperasi, berkaitan dengan persiapan pemasaran berbasis OnLine, dimana saya diminta untuk membuat sebuah Portal E-Commercee untuk Koperasi tersebut.

Secara umum, memang pada akhirnya saya harus melaksanakan pembuatan Portal E-Commercee tersebut, namun tanpa saya sadari bahwa secara tidak langsung saya "suka ataupun tidak", saya juga harus bersinggungan dengan yang namanya perhitungan keuangan terhadap Masuk-Keluar-nya barang dagangan, yang artinya, saya harus mengenal sistem akuntansi keuangan (padahal dari dulu saya mencoba selalu menghindari dengan hal-hal yang DEBIT-KREDIT keuangan...😂).

Bila hanya membuat catatan penyimpanan (database) Masuk-Keluar barang dagangan, mungkin masih bisa saya sesuaikan, tentunya dalam hal ini memanfaatkan aplikasi berbasis perkantoran yaitu Ms.Excel, dan secara keseharian-pun juga merupakan aktifitas sehari-hari saya dalam melaksanakan Kegiatan Belajar-Mengajar (KBM) disekolah. Hal ini dikarenakan saya juga bertindak sebagai salah satu guru komputer disekolah saya dan mengajarkan pelajaran Simulasi Digital (SIMDIG) pada jenjang SMK.

Materi pembelajaran pembuatan catatan penyimpanan (Database), dan perhitungan-perhitungan sederhana Masuk-Keluar Barang (dalam hal ini disebut dengan StockOpName) dengan menggunakan aplikasi perkantoran ~ Ms.Excel, merupakan aktifitas keseharian saya disekolah, khususnya untuk tingkat XI di SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta. Mulai dari perkenalan dasar tentang aplikasi Ms.Excel hingga mengenalkan fungsi-fungsi, rumus, serta pembuatan formula dalam menyelesaikan sebuah studikasus Database & StockOpName, selalu saya sampaikan setiap tahunnya.

Pernah suatu hari saya sempat merasa kesal dengan kemampuan daya serap siswa dalam hal mengenal alur dan pemanfaatan fungsi-fungsi dari aplikasi Ms.Excel.Dan bahkan saya sempat merasa bosan terhadap aktifitas materi tersebut, karena saya menilai bahwa materi tersebut selalu berulang-ulang disampaikan (walaupun bosan dengan materi, namun selalu menarik untuk disampaikan, karena setiap tahun berbeda kemampuan daya serap siswa, sehingga selalu menjadi tantangan baru dalam menyampaikan materi ruang komputerisasi).

Sebelum melanjutkan apa yang ingin saya maksudkan, ijinkan saya sedikit menyampaikan selayang pandang tentang saya.

Saya mulai dari kisah saya saat bersekolah disalah satu sekolah negeri di Jakarta yang dulu terkenal dengan nama-nya dan terkenal dengan tingkat kenakalan tawurannya. Pada saat itu saya mengambil jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik yang berfokus pada arus kuat, Satu hal yang menarik bagi saya saat bersekolah adalah, bahwa saya baru benar-benar mengerti tentang materi ke-Listrik'an saat dikelas 3, mulai dari cara perhitungan arus listrik hingga perhitungan menentukan tata letak sebuah lampu dalam sebuah ruangan.

Lulus dari sekolah, saya melanjutkan ke tingkat pendidikan berikutnya. Sebenarnya, saya tertarik dengan ilmu kejiwaan, sehingga saya mengajukan permohonan kepada orangtua saya untuk dapat melanjutkan pendidikan (kuliah) dengan jurusan Psikologi. Namun setelah melakukan beberapa survei diberbagai universitas dan perguruan tinggi, untuk biaya jurusan tersebut, cukup menyulitkan faktor keuangan keluarga saya, sehingga saya disarankan untuk mengambil jurusan komputerisasi disalah satu Universitas di Kota Bandung dan saya mengambil Jurusan Teknik Informatika yang berfokus pada pembuatan perangkat lunak dan materi-materi umum & lanjutan dari dunia komputerisasi (Judul Skripsi saya adalah Menghitung Masa Bebas Tahanan di Rumah Tahanan Kota Bandung), dan dimasa kuliah, aktifitas kegiatan mahasiswa yang saya ikuti adalah organisasi KepalangMerahan.

Saya akui, masih sedikit pengalaman saya dalam dunia kerja. Hal ini saya maksudkan karena memang hanya beberapa tempat perusahaan yang saya jalani setelah lulus dari kuliah, Diawali menjadi seorang Pembasmi Hama, lalu mencoba bergabung pada salah satu perusahaan IT Consultant, hingga menjadi seorang Assisten Pribadi seorang Purnawirawan Polisi, yang selanjutnya saya menjadi seorang Guru Komputer disalah satu Sekolah Dasar dikawasan Jl.Matraman (itupun sedikit adanya paksaan dari Bibi saya untuk menjadi seorang Guru).

Kini, saya masih berstatus sebagai seorang Guru disalah satu sekolah swasta (SMK) yang berada dibawah satu naungan Yayasan diwilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Awalnya, saya melamar menjadi seorang guru Teknik Komputer & Jaringan, dan pada saat itu bertepatan pada tahun 2011. Dimulai pada tahun tersebut, saya mulai menyadari bahwa betapa beratnya tanggung jawab seorang guru dalam mendidik seorang siswa dan betapa besarnya jasa seorang guru dalam kehidupan manusia, khususnya generasi muda.

Kini, aktifitas saya tidak hanya mengajarkan materi-materi tentang Komputerisasi dan Jaringan, Pada tahun 2018, saya bergabung di SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta (masih dalam satu yayasan), dan dipercaya untuk memberikan materi KKPI (sebutan pada tahun tersebut). 

Ditahun 2019 pada SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta, saya dipercaya untuk memegang suatu kegiatan baru untuk siswa di SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta, yaitu sebuah kegiatan yang bergerak dalam hal berbisnis, dan nama kegiatan itu adalah DPreneur.

Pada kegiatan DPreneur saya diberikan beban tanggungjawab sebagai Koord.Utama (dalam hal ini disebut dengan Presiden Direktur DPreneur), dan alhamdulillah dengan banyaknya dukungan yang diberikan untuk saya, maka saya berhasil membuat gebrakan yang membuat nama saya semakin dikenal dilingkungan sekolah (khususnya) dan ditingkat yayasan, yaitu saya membuat kegiatan BAZZAR.

Saat sebagai seorang Presiden Direktur dari kegiatan DPreneur, saya mendapat tugas baru mengajar untuk materi PKK & Kewirausahaan, Sejujurnya, saat saya ditawarkan untuk membuat dan menjalankan kegiatan baru untuk siswa dalam hal berbisnis, saya menolak tawaran tersebut yang ditawarkan oleh sekolah, karena secara perjalanan hidup, saya memang tidak memahami dalam hal kegiatan berbisnis atau berdagang.

Seiring waktu berjalan, mata pelajaran PKK & Kewirausahaan masih tetap menempel pada jadwal hari-hari saya disekolah, yang hingga pada akhirnya, saya diajak bergabung kedalam kepengurusan Koperasi Tingkat Yayasan, dimana saya diberikan tugas dan tanggungjawab sebagai Koord.Unit Produksi (Pemasaran), yang secara tidak langsung aktifitas saya adalah memastikan bahwa barang-barang dagangan di Toko Koperasi terus Update dan mendapatkan keuntungan.'

Dari kisah selayang pandang yang saya sampaikan diatas, mungkin dapat dikatakan bahwa terlalu "Random", dimulai dari sekolah yang belajar tentang ke-Listrikan; menjadi seorang pembasmi hama; bekerja sebagai karyawan IT Consultant; lalu menjadi seorang Assisten Pribadi dari seorang Purnawirawan Polisi; hingga lika-liku sebagai sebagi seorang guru; dan kini berkecimpung dalam kegiatan berbisnis di Koperasi.

Kembali kepada awal tulisan saya diatas yang mengangkat seorang Kapten Bajak Laut bernama Kapten Jack Sparrow.

Pada film pertama dari Kapten Jack Sparrow yang berjudul The Curse Of The Black Pearl, terdapat sebuah kata bijak yang disampaikan oleh Kapten Jack Sparrow, yang berbunyi:
"The Only Rules That Really Matter Are These: WHAT A MAN CAN DO, AND WHAT A MAN CAN'T DO".
Yang secara sederhana dapat kita artikan sebagai berikut; "Satu-satunya Aturan Yang Benar-Benar Penting (dalam menjalani kehidupan) Adalah: Apa Yang Bisa Dilakukan Manusia, Dan Apa Yang Tidak Bisa Dilakukan Oleh Manusia".

Dalam hal ini, bila dikaitkan dengan sedikit kisah perjalanan hidup saya, pernyataan bijak yang disampaikan oleh Kapten Jack Sparrow, adalah benar adanya. Bila saya mengartikan dari sudut pandang saya terhadap pernyataan Kapten Jack Sparrow dalam film tersebut, adalah menjelaskan bahwa tidak perduli awal kisahmu, kehidupan akan terus berjalan tanpa bisa kita hentikan, sehingga bisa atau tidaknya kita menjalani sebuah kehidupan, maka suka ataupun tidak semua itu tetap harus dihadapi.

Jadi, pernyataan Kapten Jack Sparrow, kembali berhasil men-stabilkan semangat saya dalam mencoba menjalani apa yang sudah diberikan kepada saya terhadap tugas dan tanggungjawab yang ada.

Semoga dengan pernyataan dari Kapten Jack Sparrow ini, dapat saya jadikan sebagai salah satu dasar saya dalam menjalani aktifitas kegiatan berbisnis, khususnya dala ruang lingkup koperasi.

Terima kasih kepada lembaga (SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta), yang masih memberikan kepercayaan kepada saya untuk dapat terus menyampaikan materi-materi komputerisasi, PKK dan Kewirausahaan. Terima kasih juga kepada Pihak Yayasan yang memberikan kesempatan kepada saya, untuk bergabung kedalam kegiatan Koperasi Yayasan, dimana saya akan mencoba untuk memanfaatkan kesempatan ini, belajar lebih jauh tentang manajemen koperasi, khususnya dalam hal pemasaran.

Sukses selalu untuk semua....!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar